Search Here

Tuesday, September 20

Waspada Spambot di facebook dan media sosial lainnya

Hi semua, apakabarnya nih, masih pada doyan mainan media sosial kan ya?
Medsos memang sih salah satu cara kita terhubung sama keluarga, temen-temen sekolah atau temen kantor. Dan jaman sekarang akses media sosial gampang banget ga harus ke warnet kaya jaman dulu. Cukup pake smartphone aja kita bisa 'jalan-jalan' kemana aja.

Tapi pengguna smartphone kadang ga se'smart' telepon pintarnya, trus asal aja klik sana-klik sini, share sana-share sini, info yang ga mesti bener disebar sembarangan, atau ketipu sama postingan minta amin di akun palsu artis, ulama, politisi dll.

Eit tapi info yang Phoebe tulis ini bukan info ga jelas ya, meski termasuk info jadul, tapi bisa jadi pengingat biar kamu semua yang suka asal klik jadi lebih hati-hati.

Facebook beberapa waktu lalu sempat dipenuhin spambot siapalihat.com yang menyerang status dan kolom komentar. 

Spambot ini memanfaatkan hasrat terpendam pengguna facebook, yaitu siapa aja yang ngintip akun facebookmu.

Dijelaskan vaksin.com, spambot ini bukan mencuri password pengguna medsos berwarna dominan biru ini, tapi memanfaatkan celah akses token debugger yang ada di HTC Sense.

Jadi cara menghilangkannya ya bukan dengan ganti password atau email, tapi dengan menghapus app HTC Sense di pengaturan facebook dan bot siapalihat ga akan bisa posting otomatis lagi.


Tujuan dari pembuat bot ini dan sejenisnya apaan sih? Yang pasti duit, karena setiap akses ke situs siapalihat.com yang sekarang sudah alhmarhum akan menghasilkan pundi-pundi untuk si empunya situs.

Well, besok lagi lebih baik waspada ya sama iming-iming bisa tahu siapa yang intip facebook kita, sampai sekarang pihak FB ga bakalan ijinin aplikasi apapun untuk bongkar hal ini kok. Jadi nyante aja kalau ada yang stalking kamu di FB, mungkin dia fans kamu say. ^_^


sumber: https://www.vaksin.com/0816-facebook-spam-bot-siapalihat-com

Thursday, August 4

Waspada makanan dan jajanan mengandung unsur pornografi, bihun kekinian Bikini

Setelah kemaren dulu pernah heboh jajanan anak-anak berisi (mirip) kondom, sekarang ini lagi hangat beredarnya jajan mie kering 'BIKINI' yang kemasannya itu loh, mengandung konten saru alias pornografi.

sumber gambar Instagram
Gambarnya yang eksplisit jelas kelihatan kartun bagian tubuh dari pundak ke paha dan kostum bikini two pieces ini pasti bikin gerah orang tua yang takut ada anak-anak beli bukan karena pengen makan isinya tapi pengen lihat gambarnya, apalagi ada tagline 'remas aku' yang jelas tertera di kemasan, seolah-olah menyuruh konsumennya meremas 'bodi'/ kemasan mie, jadi bener-bener nakal kan ini jajan *_*

Badan Pengawas Obat dan Makanan sampai turun suara soal jajan 'bikini' ini, katanya:
1. Bikini yang di kemasan ditulis dibuat oleh Cemilindo Bandung belum punya izin edar MD/ML atau PIRT jadi produsen tidak pernah mendaftarkan produk ini ke POM
2. Kemasannya mengandung konten yang menjurus ke pornografi
3. BPOM menginstruksikan supaya semua bahan pangan yang beredar harus sesuai ketentuan yang berlaku
4. Balai POM di seluruh Indonesia sudah diinstruksikan untuk menelusuri, mengawasi produk ini dan produk serupa yang ada di pasaran dan berhak mengamankannya
5.BPOM juga menginstruksikan dan menghimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap produk yang dijual online karena rawan tanpa izin edar dan mungkin tidak layak dikonsumsi.

Jadi jangan bilang BPOM ga kerja, sebenarnya saking banyaknya produk yang dijual online jadi agak sulit juga buat mereka mengawasi kalau masyarakat ga ikut berpartisipasi melaporkan produk yang 'nyerempet' kaya gini, juga produk-produk serupa di pasaran bebas.

Buat kamu yang pengen ikut berpartisipasi jadi 'polisi' dan mau melaporkan makanan atau kosmetik palsu misalnya bisa kok hubungi BPOM di kontak berikut ini

ontact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533, email halobpom@pom.go.id, atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia

Wednesday, August 3

Hoax Pokemon artinya aku yahudi

Agak basi juga sebenernya bahas ini, di blog lain juga udah banyak yang posting, tapi biar ikutan rame gapapa yah ikutan ngomongin hoax Pokemon.

sumber gambar pokemon.wikia.com

Pokemon Go yang lagi heboh dan dimainkan anak-anak remaja sampai udah tua juga pada ikut download dan berburu monster di mana aja ini sempet bikin sebel banyak orang. Katanya saking semangatnya berburu monster, si penggunanya suka asal nyebrang jalan bahkan masuk ke rumah atau masjid, kantor secara sembarangan ga pake ijin asal nyelonong aja.

Korban game Pokemon Go yang ga merhatiin jalan juga ga cuma di dalam negeri tapi di luar negeri, dari yang kecemplung got lah sampai ketabrak kendaraan, nah loh kok gitu amat ya main game.
Phoebe sih ga mau mainan, soalnya tahu kalo udah mulai bakalan ketagihan,hehehe

Tapi sempet juga di whatsapp temen soal Pokemon yang isinya kurang lebih gini
'pokemon berasal dari bahasa Syriac atau bahasa Suryani yang berarti "Aku Yahudi". Sedangkan Pikachu disebutkan artinya adalah "jadilah yahudi"

Buat penggemar Pokemon pasti ketawa aja yah baca broadcast gituan, karena Pokemon sebenarnya singkatan dari Pocket Monster yang artinya monster saku alias monster yang bisa dikantongin. Si pembuat pokemon dapat ide Pokemon dari menonton ultraman dan hobinya memperhatikan serangga. Dan ide pokemon muncul dari orang Jepang bernama Satoshi Tajiri, bukan orang Arab atau Yahudi ya.

Jadi, Pokemon ga ada hubungannya sama bahasa Suryani (syriac) sama sekali, jadi bukan berarti 'aku yahudi' tapi cuma singkatan Pocket Monster.

Sama halnya Pikachu juga yang katanya berarti jadilah Yahudi, kayaknya ini cuman asal ngepasin kalimat 'be a Jew'. Lah berarti bahasa Inggris dong, bukan Syria, gimana seeh? Yang bikin hoax ga konsisten nih,hehehe. Padahal Pikachu itu dari kata pika, bunyi percikan listrik menurut telinga orang Jepang (di ilmu bahasa istilahnya onomatope atau interpretasi kata dari bunyi benda atau hewan) dan chu, bunyi tikus menurut telinga orang jepang juga. Lah kan yang buat orang jepang jadi ya suka-suka mereka dong mo dikasih nama apa. wkwkwk

Kalau ada yang masih ragu dan mau memastikan sendiri bisa cek terjemahan dari bahasa Inggris ke bahasa Syriac di link ini, atau cari penutur bahasa Suryani biar lebih afdol.
http://www.lexilogos.com/english/syriac_dictionary.htm


Isu soal Pokemon ini udah lama banget sebenernya, dan mungkin menyebar cepat karena ada isu sara di dalamnya. Meski rasanya agak absurd tapi Phoebe nemuin artikel yang memang pernah dimuat di situs berita sekelas mirror.co.uk atau thesun.co.uk. Isinya, bahwa Saddam Hussein mencoba melarang serial kartun dan tetek bengeknya si Pokemon beredar di Irak karena isu yang sama persis dengan yang beredar belakangan ini.

Yah, meski ga terbukti soal arti kata Pikachu 'jadilah Yahudi', tetep aja namanya game jangan sampe deh ya bikin anak-anak & orang dewasa kecanduan trus lupa makan, lupa tidur, lupa beribadah, apalagi lupa segalanya sampe jual organ ginjal demi beli gadget biar bisa mainan terus (kasus nyata kan inih di China ada looh).

Sumber:
http://www.snopes.com/pokemon-satanist-anti-christian-inverview/
http://content.time.com/time/magazine/article/0,9171,2040095,00.html
http://www.mirror.co.uk/news/world-news/saddam-hussein-tried-ban-pokemon-7732176

Wednesday, June 29

Waspada Produk Kosmetik : Bedak boneka

Perempuan alias cewek pasti selalu mikirin gimana tampil cantik setiap saat. Itulah kenapa produk kosmetik selalu laris manis dijual di toko online maupun offline. Tapi saking larisnya banyak juga loh yang jual produk-produk berbahaya.

Sebenernya sih ga semua produk belum berBPOM itu barang berbahaya, soalnya beberapa UKM kepentok sama perijinan, tapi lebih baik sebagai konsumen kita cermat dan waspada ada daripada hasilnya bukan bikin cantik malah bikin jerawatan, alergi atau paling parah jadi sakit.

Sebelum membeli lebih baik cek dulu bahan-bahan yang dicantumkan di kemasan, siapa produsennya, tanggal kadaluarsanya dll.

Produk seperti bedak Pixy Two Way Cake ini contoh produk yang jelas pembuatnya,komposisinya, tanggal kadaluarsa/ produksinya, jadi kalau ada yang alergi salah satu bahan bisa dihindarin.


Kalau ada yang inget bedak boneka, apa sekarang masih booming ya, soalnya dulu sekitar 4 taun lalu bedak ini fenomenal banget loh, yang klaim penjualnya bisa tahan 12 jam lebih, padahal bedak mahal juga 8jam udah maksimal banget.
Ternyata kalau ditelusurin juga simpang siur, ada yang mencantumkan bedak boneka no BPOM NA18111202171 dan CA809207109. Setelah dicek ke http://cekbpom.pom.go.id hasilnya:

NA1811120217 ada di sistem BPOM dengan nama produk Two Way Cake
Merk: DBI
Kemasan: case 12 gr; Container 12 gr; Container 14 gr; Godet 12 gr; Kardus. Pemilik Derma Beauty Indonesia, PT - Jakarta Timur. Diproduksi oleh Anugerah Familindo Utama, PT - Tangerang
Nama yang didaftarkan Two way cake bukan bedak boneka, jadi apakah ini produk yang sama, tapi dijual dengan nama bedak boneka sama seller biar laris? entahlah....

- CA809207109
Hasilnya kosong alias ga ada produk yang terdaftar dengan nomor bpom itu

Nah kan, ini baru no BPOM aja beda-beda. Tambah lagi biar heboh biasanya klaim yang ditulis memang menggiurkan seperti list di bawah ini, tapi cobalah kritis sedikit:
1. Bedak aman tidak mengandung unsur berbahaya 
Kalau berani nulis ga berbahaya tapi ga cantumin bahan/komposisi gimana bisa ketahuan ada unsur berbahaya?

2. Rekomendasi dari dokter kulit dari Singapore

Siapa nama dokternya, alamatnya?

3. Teksturnya halus dan lembut, menutupi kekurangan kulit

Semua bedak memang menutup kekurangan, tinggal mo disapukan tipis atau tebel.

4. Mengandung SPF 15

5. Cocok untuk semua tipe kulit
6. Oil free, bisa bertahan lama tanpa kelihatan berminyak


Klaim no 4,5,6 ga yakin deh, pokoknya komposisinya mana? 

Kesimpulannya, kalau memang produk yang layak edar apalagi pakai embel-embel dokter kecantikan, harus jelas siapa dokternya, dimana prakteknya, dan pokoknya bahan yang dipakai harus jelas dicantumkan juga. Kalau kamu biasa ke klinik kecantikan berijin memang komposisi krim, bedak dll yang dikasih dokter ga akan ada keterangan isinya, tapi ada dokter kulit yang berijin praktek yang memang kapasitasnya bikin produk itu, dan ga mungkin pasien yang satu dan yang lain sama obatnya. Pasti perlu konsultasi dulu kan.

Sekian dulu postingan basi kali ini ya, moga aja tetep berguna buat kita.
^_^ peace